Minggu, 18 Juni 2017, 12:28

Kemenag Review Buku PAI dan Bahasa Arab MTs-MA

Serpong (Kemenag) --- Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama menggelar Review Buku PAI dan Bahasa Arab MTs dan MA. Dirjen Pendis Kamaruddin Amin mengingatkan agar madrasah mampu merespon dinamika masyarakat dan menjadi solusi bangsa. Kalau tidak, madrasah bisa justru menjadi masalah bangsa.

"Madrasah harus merespon penetrasi radikalisme dan ekstrimisme. Madrasah harus mengantisipasi potensi rasikalisme dan ekstrimisme," kata Kamaruddin di Serpong, Sabtu (17/06).

Karena itu, kurikulum madrasah dan bahan ajarnya harus didesain dengan baik untuk menangkal dan merespon radikalisme dan ekstrimisme. "Penyusunan buku ajar harus melibatkan praktisi, akademisi dan ahli pendidikan untuk memastikan konten buku aktual dan sesuai taraf perkembangan peserta didik," imbuhnya.

Review Buku Ajar PAI dan Bahasa Arab untuk jenjang MTS dan MA diselenggarakan di BSD Serpong Banten dari 17 - 19 Juni 2017. Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Basnang Sa'id dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 48 peserta, terdiri dari guru guru terbaik dan beberapa akademisi perguruan tinggi.

"Kita ingin mendapatkan masukan, saran, dan umpan balik dari pengguna buku selama ini, dan masukan dari para akademisi sesuai bidang keilmuan agar buku-buku madrasah lebih berkialitas," katanya. (IB/mkd/mkd)

Berita Lainnya
Rabu, 14 Juni 2017, 00:56

Kemenag Akan Beri Beasiswa Guru untuk S2 Ke Finlandia

Rabu, 14 Juni 2017, 00:52

Tenaga Honorer Ditjen Pendis Ikuti Seleksi dan Evaluasi PPNPN

Rabu, 14 Juni 2017, 00:23

Kemenag Upayakan Pembayaran TPG Terhutang Tahun Ini

Senin, 12 Juni 2017, 16:16

Ditjen Pendis Gelar Diskusi tentang Jurnalistik dan Keterbukaan Informasi

Kamis, 8 Juni 2017, 21:34

Kemenag Kembangkan Layanan Terpadu Satu Pintu untuk Guru dan Tenaga Kependidikan